Cerita Panitia Paskah Gereja Katedral saat Bom Meledak, Seperti Guntur yang Disertai Gempa

Selasa, 30 Maret 2021 22:06

Tim Gegana dan Labfor Polda Sulsel mengerahkan anjing pelacak di TKP Jl Kajaolalido depan Gereja Katedral Senin, 29 Mare...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Seluruh pengurus Gereja Katedral, Makassar masih belum bisa melupakan peristiwa bom bunuh diri, dan melukai 20 orang yang dilakukan oleh suami istri dari kelompok Jemaah Asharut Daurah (JAD).

Saat itu, ledakan keras sangat terasa hingga membuat sebagian telinga warga sekitar sempat menjadi tuli. Sementara pengurus gereja yang berada di dalam gereja, sempat mengira ledakan itu adalah suara gemuruh guntur.

Bahkan sempat pula muncul dugaan bahwa telah terjadi gempa bumi, hingga membuat sebagian plafon di dalam gereja itu nyaris rubuh.

“Saya kira Guntur karena keras sekali. Pas bunyi, saya lihat itu plafon mulai rubuh, saya lari keluar. Saya tanya orang di dalam (gereja), gempa kah? ih ada bom. Jadi saya ajak semua masuk dulu,” kata Ketua Panitia Paskah 2021, Brilian Armando Laongan, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, peristiwa itu adalah yang pertama kali terjadi di jantung Kota Makassar ini. Tanda-tanda seperti teror di gereja itu tak pernah ada.

Bagikan berita ini:
2
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar