Hubungan Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar dengan Terduga Teroris Jakarta dan Bekasi, Ini Kata Irjen Fadil Imran

Selasa, 30 Maret 2021 09:09

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Densus 88 Antiteror Polri masih menyelidiki empat terduga teroris yang dibekuk di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat, Senin (29/3).

Penyelidikan tersebut untuk memastikan apakah empat terduga teroris itu ada keterkaitan dengan pelaku bom bunuh diri di Katedral Makassar.

“(Akan) dijelaskan Densus 88, apakah kelompok Jakarta ini ada kaitan dengan kelompok JAD di Katedral Makassar,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Senin (29/3).

Lulusan Akpol 1991 itu tak berkomentar banyak terkait hubungan dua peristiwa tersebut.

Sebab penangkapan empat terduga teroris tersebut masih baru. Kata Fadil, untuk menyimpulkan hubungan kedua peristiwa tersebut harus sesuai fakta, korelasi jelas, dan pasti.

“Terlalu dini bagi kami menyimpulkan,” kata mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Sebelumnya Polri membekuk terduga teroris di Jakarta Timur dan Bekasi, Senin (29/3). Penangkapan terduga teroris itu untuk meningkatkan kewaspadaan setelah teror di Gereja Katedral Makassar, pekan lalu.

Empat orang ditangkap dalam penggerebekan di Jakarta Timur dan Bekasi itu, yaitu ZA (37), BS (43), NAJ (46), dan HH (56). (jpnn/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI