Isu Rebut Paksa Kantor DPP Demokrat, Andi Arief: KLB Moeldoko akan Main Gila

Selasa, 30 Maret 2021 16:49

Andi Arief

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat kini menjadi rebutan dua kubu, baik kubu Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut adanya indikasi pengambilalihan kantor DPP Demokrat secara paksa oleh kubu Moeldoko.

“Kepada seluruh kader, sesuai dg permenkumham, batas menyatakan dokumen KLB brutal diterima/lengkap atau tidak adalah hari ini 30 Maret 2021. Namun batas Depkumham umumkan itu tgl 6 April 2021 (bisa lebih cepat). Tetap waspada karena ada indikasi Kantor DPP akan direbut paksa,” ungkap Andi Arief dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Selasa (30/3/2021).

Andi Arief mengatakan Jhoni Allen dkk bakal main gila, terlebih pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang deadline hari ini.

“KLB Moeldoko akan main gila, tahu bahwa putusan Depkumham sulit mensahkan mereka, kini mereka akan berupaya merebut paksa kantor DPP Demokrat jalan Proklamasi,” katanya.

Ketua Dewan Pembina PD versi KLB, Marzuki Alie pun menanggapi tudingan Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief terkait adanya indikasi pengambilalihan kantor DPP Demokrat.Kubu Moeldoko memastikan hal itu akan terjadi setelah semuanya sah dan inkrah. Marzuki menilai penyerahan aset Partai Demokrat, termasuk kantor, harus dilakukan. Namun, kata dia, itu setelah semuanya inkrah.

Komentar


VIDEO TERKINI