Jangan Takut Rayakan Jumat Agung, Makassar Tak Boleh Kalah

Selasa, 30 Maret 2021 14:17

Tim Gegana Polda Sulsel mengambil serpihan kain diduga pakaian pelaku bom tepat di depan gerbang masuk Gereja Katedral t...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Warga Makassar tak boleh kalah oleh teror. Apalagi, aparat sudah siap memberikan perlindungan.

Ledakan bom di pagar Gereja Katedral Makassar tak boleh menyurutkan pelaksanaan ibadah umat Kristiani. Perayaan Jumat Agung peringatan wafatnya Isa Al Masih akan dilakukan dengan pengamanan ketat.

Uskup Agung Gereja Katedral, Mgr Johannes Liku Ada’ mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan Polda Sulsel. Akan tetapi, kemungkinan akan tetap dilaksanakan.

Rencana itu juga berdasar imbauan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat berkunjung ke Gereja Katedral Makassar. Menag menegaskan agar ibadah jangan dihentikan. Jemaat tidak boleh memperlihatkan ketakutan.

“Dan benar, karena tujuan mereka ini membuat ketakutan. Kalau kita berhenti, maka tujuan mereka tercapai,” kata Johannes, Senin, 29 Maret.

Akan tetapi, ia berharap ada pengamanan ketat dari kepolisian. Bagaimana pun harus tetap waspada, meski tak boleh takut. “Mudah-mudahan ini menjadi kejadian terakhir,” harapnya.

Saat terjadi bom, Minggu, 28 Maret, Johannes menjadi pemimpin ibadah misa kedua saat itu. Ada sekitar 200 jemaat yang hadir.

Jejaring JAD

Setelah peristiwa ledakan bom di pagar Gereja Katedral Makassar, sejumlah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) diringkus.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap empat terduga teroris di Makassar. Masing-masing berinisial AS, SAS, MR dan AA. Mereka terlibat melancarkan aksi yang diklaim sebagai jihad.

Komentar


VIDEO TERKINI