Komisi HAM PBB Segera Kunjungi Xinjiang, Begini Respons Tiongkok

Selasa, 30 Maret 2021 20:27

Muslim Uighur di Xinjiang. (int)

FAJAR.CO.ID — Komisioner Tinggi untuk Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Human Rights Council) akan berkunjung ke Xinjiang. Terkait hal itu, Pemerintah Tiongkok pun menyatakan kesiapannya menyambut kunjungan tersebut.

“Tiongkok sudah lama menyampaikan undangan kepada UNHRC untuk mengunjungi Xinjiang dan tempat lain di Tiongkok. Kedua belah pihak juga terus berkomunikasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, Selasa (30/3/2021).

Pernyataan tersebut untuk menanggapi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Minggu (28/3) tentang negosiasi UNHRC dengan pihak Tiongkok terkait isu Xinjiang.

“Tujuan kunjungan itu lebih mendukung kerja sama kedua belah pihak ketimbang melakukan apa yang disebut dengan investigasi atas praduga tidak bersalah,” imbuh Zhao.

Negara Barat menuding Tiongkok telah melakukan pelanggaran HAM terhadap etnis minoritas Muslim Uighur yang membentuk populasi mayoritas di Daerah Otonomi Xinjiang. Namun, Tiongkok membantah semua tuduhan itu dengan berdalih masyarakat Xinjiang telah menikmati kehidupan dengan taraf ekonomi yang membaik berkat berbagai program pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Yang perlu diperhatikan dari laporan tersebut (pernyataan Sekjen PBB) bahwa pintu Xinjiang selalu terbuka. Kami menyambut kunjungan UNHRC ke Xinjiang,” ujar Zhao.

Pihaknya tidak ingin kunjungan komisi PBB tersebut dimanfaatkan oleh Barat untuk memanipulasi politik dan menekan Tiongkok. “Tiongkok menyambut siapa saja yang datang ke Xinjiang, tapi menentang keras apa yang disebut investigasi atas praduga tak bersalah,” tegasnya.

Bagikan berita ini:
1
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar