Mattompang Arajang, Eksplorasi Benda Pusaka Tanah Legenda

Selasa, 30 Maret 2021 10:56

Mattompang Arajang

Tahapan selanjutnya disebut ‘memmang to rilangi’ atau kata-kata yang diucapkan oleh bissu yang berisi permohonan izin untuk membersihkan arajang.

Dilanjutkan dengan inti acara yaitu “massossoro atau mattompang arajang” yang bermakna mencuci benda-benda pusaka yang dilakukan oleh empat orang panre bessi (pandai besi kerajaan) diiringi dengan sere alusu atau gerakan-gerakan yang dilakukan oleh tujuh bissu masing-masing bali sumange, ana beccing, dan kancing diiringi genderang.

Bupati Bone, Andi Fashar M Padjalangi menegaskan kebesaran suatu daerah ditunjukkan identitas jati diri yang kuat, dengan begitu ia dapat dibedakan dengan daerah lainnya.

Bone tidak hanya besar karena wilayah dan penduduknya, tetapi memiliki kesemuanya, itulah sebabnya menjadikan Bone hebat dan kesohor di mana-mana karena mampu menjaga kearifan lokalnya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
6
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar