PBNU Sebut Bahaya Laten Bangsa Bukan PKI, Tetapi Radikalisme dan Terorisme

Selasa, 30 Maret 2021 19:27

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj. (Foto: NU Online/Fathoni)

FAJAR.CO.ID — Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj mengatakan, bahaya laten bangsa Indonesia saat ini bukanlah hidupnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurutnya, bahaya laten yang mengancam bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme dan radikalisme.

“Mohon maaf saya berani mengatakan, bukan PKI laten kita, tapi radikalisme dan terorisme yang selalu mengancama kita sekarang ini,” kata Said Aqil dalam webinar yang digelar oleh ISNU dan BNPT dengan tajuk ‘Mencegah Radikalisme & Terorisme Untuk Melahirkan Keharmonisan Sosial’, Selasa (30/3/2021).

Pernyataan itu diutarakan Said Aqil, menyinggung kembali peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katederal Makassar, pada Minggu (28/3/2021) kemarin. Di mana, seluruh masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan aksi bom bunuh diri tersebut.

“Dalam keadaan suasana lagi prihatin menghadapi pandemi COVID-19, sudah agak lama kita tidak mendengar suara bom, kemarin kita dibisingkan lagi dengan bom bunuh diri,” ujarnya.

“Ditambah lagi, aparat kepolisan kemarin juga telah berhasil mengamankan dan menangkap pelaku beserta bom peledek aktif yang sudah disiapkan,” pungkasnya. (fin)

Komentar


VIDEO TERKINI