PPKM Mikro dan Vaksinasi Jadi Kunci Utama Pengendalian Covid-19 di Indonesia

Selasa, 30 Maret 2021 21:37

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme bahwa seluruh indikator pengendalian Covid-19 sudah menunjukkan perkembangan positif dalam sebulan terakhir.

“Terutama sejak dijalankannya Program Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan Program Vaksinasi untuk tenaga kesehatan, lansia, dan pelayanan publik,” jelas Airlangga.

Secara rinci, Airlangga memaparkan, per 25 Maret 2021 jumlah akumulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.482.559 orang, positivity rate harian nasional 11,49%, kasus aktif nasional 8,45% (kasus aktif dunia dunia 17,06%), case fatality rate (CFR) nasional 2,70% (CFR dunia 2,20%), serta recovery rate (RR) nasional 88,85% (RR dunia 80,74%).

“Penurunan kurva kasus aktif nasional, baik secara jumlah maupun persentasenya, dan peningkatan tingkat kesembuhan, merupakan pengaruh positif dari pelaksanaan PPKM Mikro dalam 10 pekan,” jelas Airlangga.

Pada perpanjangan PPKM Mikro periode 23 Maret – 5 April 2021 telah ditambah provinsi yang harus menerapkannya, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

“Ke depannya (PPKM Mikro) tentu akan terus kita tingkatkan dan sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa kriterianya akan diperketat lagi. Selain itu, PPKM Mikro akan terus ditambahkan kewilayahannya, maka setelah 5 April akan ditambahkan lima provinsi lagi berdasarkan data-data yang ada,” papar Airlangga katanya saat memberi keterangan pers terkait hasil Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Tindak Lanjut Program Vaksinasi, di Istana Negara.

Bagikan berita ini:
4
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar