25 Polres di Sulsel Berlakukan Siaga 24 Jam, Pasca Teror Mabes Polri

Rabu, 31 Maret 2021 21:52

Polrestabes Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Untuk kedua kalinya, aksi teror kembali menyerang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setelah Gereja Katedral, kini Mabes Polri diserang oleh wanita bersenjata sore tadi.

Pasca kejadian itu, seluruh Markas Polres yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel) diperintahkan untuk siaga selama 24 jam, untuk mengantisipasi adanya serangan susulan setelah di Mabes Polri.

“25 Mapolres yang ada di Sulsel, Kapolda telah memerintahkan kepada para jajaran untuk memerintahkan pengamanan markas, dan menambahan personil dan juga untuk tingkatkan kewaspadaan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, Rabu (31/3/2021).

Khusus di Mapolda Sulsel sendiri, lanjut Zulpan, sudah ada serangkaian pemeriksan yang diterapkan jauh hari sebelum aksi teror ini terjadi dan mengguncang Tanah Air. Setiap masyarakat yang datang, akan menjalani pemeriksaan yang ketat.

“Kalau di Polda sendiri sudah ada protap pengamanan sendiri yang sesuai SOP. Ada pemeriksan Yanma, ada juga pemeriksan yang setiap orang berkunjung ke Polda, ada juga satuan Dalmas. Jadi saya rasa Polda Sulsel cukup kuat antisipasi ancaman gangguan,” jelas Zulpan.

Peran aparat TNI pun tak luput dari aksi melawan aksi para kelompok teroris ini. Seperti penjagaan di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido pasca bom bunuh dirinya, puluhan pasukan Loreng ini siaga di sekitaran tempat ibadah tersebut.

“Polri selalu bersinergi dengan TNI. Bahkan tidak ada bom sekalipun kami siaga,” tegasnya kepada wartawan.

Diketahui, penyerangan terjadi di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (31/3/2021). Pelaku diduga berjenis kelamin perempuan dengan warna pakaian serba hitam.

Saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polri mengenai dari mana pelaku tersebut masuk. Ini pun menjadi pertanyaan berbagai pihak, padahal ini merupakan markas besar dari aparat kepolisian yang dijaga ketat. (Ishak/fajar)

Komentar