Airlangga Hartarto Bertemu Suharso Monoarfa, Benih Koalisi Nasionalis-Religius Pemilu 2024

Rabu, 31 Maret 2021 14:40

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketum Golkar Airlangga Hartarto melanjutkan safari politiknya bertemu ketua umum partai politik lainnya. Setelah Surya Paloh (Nasdem) dan Prabowo (Gerindra), giliran Ketum PPP Suharso Monoarfa diajak berdiskusi. Pertemuan itu terjadi pada Selasa (30/3) malam.

Menanggapi safari politik tersebut, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, sudah sewajarnya Airlangga melakukannya. Hal ini demi membangun kekuatan prakoalisi jelang Pemilu 2024.

Terlebih, Airlangga telah dimandatkan dalam Rapimnas Golkar untuk menjadi calon presiden pada 2024 mendatang. ’’Jadi membangun penjajakan, silaturahmi politik dengan ketua umum ketua umum partai. Karena basis utamanya tadi, dukungan struktur dan kader partai. Airlangga ke sana ke sini. Dan itu bagus untuk menjalin kerja sama di pilpres,’’ kata Ujang saat dihubungi, Rabu (31/3).

Ujang menilai, penting membangun koalisi sejak dini. Dengan begitu, kedua pihak yang dalam masa penjajakan bisa menyamakan persepsi dalam tempo waktu yang panjang. ’’Karena kalau penjajakannya menjelang pemilu itu sudah tidak keburu. Penjajakan jauh hari membangun relasi menjadi penting. Itu yang sedang dibangun Airlangga. Kalau menjelang pemilu maka sudah tidak ada waktu,’’ katanya.

Dalam membangun koalisi, jika merujuk pada aturan 20 persen presidential threshold (PT) maka setidaknya, minimal harus memiliki 115 kursi di DPR RI. Dengan begitu, aturan mengusung calon presiden dan calon wakil presiden terpenuhi sesuai UU Pemilu. Sementara Golkar dan PPP telah terkumpul 104 kursi.

Komentar


VIDEO TERKINI