AS Kecam Tiongkok

Rabu, 31 Maret 2021 14:03

Ilustrasi bendera negara AS dan bendera negara Tiongkok. AS mengecam keras langkah Tiongkok untuk mengurangi partisipasi...

FAJAR.CO.ID —  Amerika Serikat mengecam keras langkah Tiongkok untuk mengurangi partisipasi dan perwakilan politik di Hongkong. AS juga sangat prihatin dengan penundaan kedua kalinya pemilihan Dewan Legislatif Hongkong.

“Kami sangat prihatin dengan perubahan pada sistem pemilihan Hongkong yang bertentangan dengan keinginan rakyat di Hongkong dan menyangkal suara warga Hongkong dalam pemerintahan (otonomi) mereka sendiri,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS yang tak mau disebutkan namanya seperti dilansir Reuters.

Perombakan besar-besaran sistem pemilu Hongkong akan secara drastis mengekang para perwakilan yang demokratis karena pihak berwenang berusaha memastikan para perwakilan yang patriot menguasai badan legislatif di pusat keuangan global tersebut.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Tiongkok untuk mengkonsolidasikan cengkeramannya yang semakin otoriter di Hongkong menyusul pemberlakuan undang-undang keamanan nasional pada Juni tahun lalu. Oleh para kritikus itu dianggap sebagai alat untuk menghancurkan perbedaan pendapat.

Inggris mengatakan perubahan pemilu Hongkong itu melanggar Deklarasi Bersama 1984 yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Tiongkok Zhao Ziyang dan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher bahwa otonomi Hongkong dijamin di bawah perjanjian “Satu negara, dua sistem”.

Juru bicara Deplu AS tersebut mengatakan Tiongkok harus menjunjung tinggi kewajiban internasionalnya di bawah Deklarasi Bersama itu.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Hongkong Carrie Lam mengatakan perubahan itu akan diserahkan ke Dewan Legislatif Hongkong pada pertengahan April dan dia memperkirakan perubahan itu akan disahkan pada akhir Mei. Lam menyebutkan bahwa pemilihan Dewan Legislatif Hongkong, yang sudah ditunda hingga September dengan alasan pandemi Covid-19, akan diadakan pada Desember tahun ini.

Komentar


VIDEO TERKINI