Belanja Lebih Besar dari Pendapatan, BPK Soroti Anggaran Pemprov Sulsel

Rabu, 31 Maret 2021 21:48

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan disoroti oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pasalnya, dalam Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ), realisasi pendapatan daerah pemprov Sulsel sampai dengan akhir tahun anggaran 2020 sebesar Rp9,36 triliun. Sedangkan realisasi belanja daerah sebesar Rp9,98 triliun.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel Wahyu Priyono mengatakan bahwa saat ini laporan keuangan itulah yang menjadi titik fokus BPK.

“Itu (defisit, red) salah satu informasi yang kita peroleh sebagai informasi dari internal inspektorat maupun dari masyarakat terkait dengan penganggaran. Penganggaran ini salah satu fokus yang kami periksa disitu,” kata Wahyu, Rabu, (31/3/2021).

Lebih lanjut kata Wahyu, timnya akan melakukan investigasi mulai besok, Kamis, (1/4/2021).

Terpisah, Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membantah adanya defisit anggaran di Pemprov.

“Enggak (defisit, red), mana bisa lebih besar (belanja daripada pendapatan, red). Kan ada SiLPA sekitar 75 miliar kalau nda salah,” ujarnya. (mg10/fajar)

Bagikan berita ini:
5
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar