Mabes Polri Diserang Teroris, Pimpinan GP Ansor: Patut Diduga, Ini Bukan yang Terakhir

Rabu, 31 Maret 2021 20:19

Luqman Hakim (FOTO: Twitter @LuqmanBeerNKR)

“Pemanfaatan teknologi informasi oleh teroris, membuat persebaran mereka kian sulit dideteksi,” jelas Luqman Hakim.

Ketua DPW PKB Sulawesi Utara ini menyebutkan perkembangan sel-sel teroris di Indonesia semakin menunjukkan peningkatannya beberapa waktu terakhir.

“Perkembangan sel2 teroris di tanah air (apapun afiliasi internasionalnya; ISIS ataupun Alqaida) saat ini bertemu momentum yg menyuburkan. Bbrp situasi dlm negeri dan luar negeri (ekonomi&politik) menjadi triger jaringan teroris melakukan aksi2nya,” sebutnya.

Karena itu, dirinya meminta pemerintah melalui aparat keamanan mulai dari Polri, BNPT hingga TNI untuk meningkatkan langkah pencegahan dan penindakan radikalisme di Indonesia.

“Saya tidak bisa detail menyebut situasi apa yg saat ini menjadi triger. Terpenting, kita harus waspada, masih banyak jaringan teroris (terorganisir dan individual) yg setiap saat mampu lakukan aksi2 teroris. Perlu langkah komprehensif, tdk hanya penindakan, tapi pencegahannya,” tegasnya.

“Belum telat bagi pemerintah menyusun langkah komprehensif, terutama utk mencegah, mendeteksi dini dan penyadaran kepada orang/kelompok yg terpapar ideologi ekstrim sblm mereka lakukan aksi terorisme. Perang total melawan terorisme harus menjadi prioritas pemerintah,” pungkas Luqman. (Msn/fajar)

Bagikan berita ini:
1
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar