Menkumham Tolak KLB Demokrat, AHY: Tahap Kebenaran Demokrasi

Rabu, 31 Maret 2021 15:50

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tiba di Kemenkumham, Senin (8/3). Foto: ANTARA/Genta Tenri Maw...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memuji Presiden Jokowi usai pemerintah memutuskan menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Sumut kubu Moeldoko.

AHY mengatakan keputusan pemerintah tersebut patut untuk diparesiaasi setinggi-tingginya.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Jokowi karena menepati janjinya tidak intervensi KLB,” kata AHY dalam konferensi pers di DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (30/3/2021).

Begitu juga dengan Menkum HAM Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Mahfud MD yang telah mengambil keputusan bijak menolak permohonan KLB Sumut.

Kemudian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta jajarannya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Kepada Mahfud MD, Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan semua jajaran KPU kami sampaikan terima kasih sebasar-besarnya, dan hormat setinggi-tingginya,” kata AHY.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga merasa bersyukur karena kebenaran masih berpihak kepada dirinya.

“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT, bahagia apa yang diputuskan, pemerintahan hadir adalah tahap kebenaran demokrasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kemenkum HAM, Yasonna Laoly menyatakan menolak permohonan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumut.

“Pemerintah menyatakan bahwa permohonan KLB Deli Serdang ditolak,” kata Yasonna dalam keteranga pers yang diselenggarakan melalui virtual, Rabu (31/3/2021).

Menurut Yasonna penolakan tersebut diputuskan berdasarkan hasil verifikasi bahwa kubu Moeldoko belum memenuhi surat dokumen permohonan.

Komentar