Pasca Penolakan Permohonan KLB Deli Serdang, AHY : Tidak Ada Dualisme di Demokrat

Rabu, 31 Maret 2021 18:35

AHY dan Aliyah Mustika Ilham. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly telah mengeluarkan pernyataan penolakan atas permohonan pihak KLB Deli Serdang yang diwakili oleh Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun.

Hal ini menjadi penegasan, terhadap kebenaran, legalitas, dan konstitusionalitas Partai Demokrat, terkait Kepemimpinan, Kepengurusan serta Konstitusi Partai, yakni AD/ART Partai Demokrat, yang dihasilkan oleh Kongres ke-V Partai Demokrat 2020 yang lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono melalui pernyataan persnya.

“Yang berkekuatan hukum tetap dan telah disahkan oleh negara. Artinya, tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat. Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat. Ketua Umum Partai Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono,” tegasnya, Jakarta, (31/03/2021).

Menhumkam telah memutuskan menolak permohonan dikarenakan karena gagal melengkapi berkas adminsitrasi yang dipersyaratkan, sesuai dengan batas waktu yang telah diberikan; salah satunya adalah tidak menyertakan Surat Mandat dari para Ketua DPD dan DPC, sebagai pemilik suara yang sah, kepada para peserta KLB yang hadir.

“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, bahwa apa yang telah diputuskan oleh Pemerintah. Dengan kerendahan hati, kami menerima keputusan tersebut. Kami bersyukur, keputusan pemerintah ini adalah kabar baik, bukan hanya untuk Partai Demokrat, tetapi juga bagi kehidupan demokrasi di Tanah Air,” lanjutnya.

Bagikan berita ini:
9
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar