Pemangkasan Anggaran, Sejumlah Program Desa Terpaksa Tertunda

Rabu, 31 Maret 2021 11:33

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (Ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Refocusing atau bisa juga disebut dengan pemangkasan anggaran terhadap dana desa memberikan dampak yang cukup signifikan.

Pelaksana Tugas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan, Akhmad Muhlis Hindrah mengatakan bahwa pemangkasan itu langsung dilakukan dari pusat.

“Sementara bejalan. Itukan sudah kewajiban. Tinggal bagaimana desa menyesuaikan,” kata Ahmad Muhlis, kepada Fajar.co.id, Rabu, (31/3/2021).

Menurutnya, akibat refocusing tersebut, setiap desa mau tidak mau harus menyesuikan programnya yang telah digagas sebelumnya. “Yang mana program yang penting, mana program yang bisa ditunda dulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Muhlis, refocusing anggaran desa yang dilakukan oleh pusat sebesar 8 persen. Ia berharap, kabupaten bisa melakukan pendampingan lebih maksimal. Dan bisa secara tegas dalam mengawasi. Karena pihak provinsi tidak berwenang untuk itu.

Terpisah, sebelumnya Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga menegaskan bahwa refocusing anggaran sudah menjadi kewajiban. Sehingga, menurutnya tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan. (mg10/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI