Saiful Huda: Ini Membuktikan Bahwa Pak Moeldoko Telah Difitnah

Rabu, 31 Maret 2021 20:46

KSP Moeldoko dan Presiden Joko Widodo. Foto: Instagram Moeldoko

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Demokrat (PD) di bawah kepemimpinan Moeldoko menghormati keputusan pemerintah yang tidak mengesahkan kepengurusan DPP PD hasil KLB di Deli Serdang, Sumatra Utara.

Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP PD kubu Moeldoko, Saiful Huda Ems, menyebut keputusan itu membuktikan pemerintah tidak campur tangan dalam konflik partai berlambang segitiga merah putih tersebut.

“Ini membuktikan bahwa tidak ada sama sekali intervensi pemerintah dalam persoalan internal Partai Demokrat,” kata Huda dalam pesan singkatnya kepada JPNN.com, Selasa (31/3).

Selain itu, kata Huda, keputusan pemerintah itu membuktikan bahwa PD yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memfitnah Moeldoko.

Sebab, kata dia, PD kubu AHY dan SBY selalu menarasikan pemerintah di belakang Moeldoko, sehingga eks Kepala Staf TNI AD itu berani terlibat di konflik partai pemenang Pemilu 2009.

“Ini juga membuktikan bahwa Bapak Moeldoko telah difitnah,” tutur dia.

Alumni Universitas Islam Bandung itu melanjutkan, sebenarnya keterlibatan Moeldoko di PD menyusul keluhan para kader senior partai berwarna kebesaran biru itu.

Mereka meminta eks Panglima TNI tersebut bisa membenahi PD yang sudah mengalami perubahan dari cita-cita awal pendirian.

“Untuk membenahi Partai Demokrat yang telah bergeser menjadi partai yang tidak lagi demokratis, dari terbuka menjadi tertutup, dari kedaulatan rakyat (meritokrasi) menjadi kedaulatan tirani dan keluargais,” ungkap dia.

Bagikan berita ini:
7
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar