Antisipasi Teror Susulan, 1600 Personel Amankan Ibadah Paskah di Makassar

Kamis, 1 April 2021 21:33

Tim Gegana dan Labfor Polda Sulsel melakukan olah TKP Jl Kajaolalido depan Gereja Katedral Senin, 29 Maret -- TAWAKKAL/F...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aparat kepolisian masih siaga pasca aksi bom bunuh diri mengguncang Gereja Katedral, Makassar pada Minggu pagi (28/4/2021) kemarin.

Peristiwa itu terjadi empat hari sebelum perayaan paskah digelar bagi jemaat di gereja tersebut. Dan besok, proses ibadah umat Kristiani tersebut akan digelar.

Ribuan aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel siaga dan mengamankan proses ibadah tersebut. Sekaligus siaga untuk mengantisipasi adanya serangan susulan dari jaringan teroris JAD di Makassar.

“Iya (1600 personel dikerahkan jelang Paskah). Kita diback up TNI 1 SSK dari Kodim untuk melakukan penebalan kekuatan kita. Nanti kita tempatkan di objek vital di Makassar,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, Kamis (1/4/2021).

Ada sebanyak 171 gereja di Kota Makassar yang dijaga oleh aparat kepolisian yang bersenjata lengkap. Namun khusus di Gereja Katedral sendiri, pihaknya mengerahkan sekitar 100 personel.

“Kita seluruhnya gereja ada 171 titik. Hanya ada beberapa gereja yang menerapkan ibadahnya secara online. Semua potensi kerawanan tetap kita antisipasi dari terorisme. Kami imbau silakan beribadah dengan tenang dan jangan takut. Kami siap amankan,” terang dia kepada wartawan.

Tak hanya gereja saja yang diamankan. Seluruh kantor polisi di seluruh Tanah Air tak luput dari pengamanan ekstra. Kombes Witnu mencontohkan, aksi penyerangan di Mabes Polri yang terjadi kemarin membuat seluruh polisi siaga.

Komentar