Dugaan Pungli di Pantai Losari, Danny Pomanto : Tangkap Saja

Kamis, 1 April 2021 19:51

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Praktik pungutan liar (Pungli) masih marak di Kota Makassar. Bahkan, Ikon Kota Makassar, Pantai Losari tidak lepas dari praktik terlarang ini.

Mendengar kabar adanya Pungli membuat Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto geram. Menurutnya, siapapun yang melakukan perbuatan terlarang ini harus segera ditangkap.

“Tangkap orang-orang begini, silakan lapor, suruh tangkap saja,” tegas Danny saat ditemui, Kamis (1/4/2021).

Kata Danny, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk melayani masyarakat tanpa pungli, sehingga orang-orang yang terlibat harus segera dibersihkan dari pemerintahan.

“Siapa pun yang menikmati uang pungli suruh tangkap,” jelas Danny.

Sebelumnya, sejumlah pedagang di sekitar Anjungan Pantai Losari Kota Makassar merasa resah diakibatkan maraknya aksi pungutan liar (pungli) oleh oknum mengatasnamakan Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Losari.

Salah satu pedagang di losari, yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kejadian tersebut sudah berlangsung selama setahun.

Pungutan yang dilakukan tersebut, lanjutnya dengan meminta uang dengan jumlah bervariatif. Apalagi aksinya tersebut tidak menggunakan karcis resmi.

Adapun bentuk pungli berdasarkan pengakuan pedagang di Anjungan Pantai Losari, yakni gerobak dipungut Rp10.000/hari, asongan dipungut Rp5.000 setiap harinya

Sementara jumlah pedagang di Pantai Losari yang aktif sebanyak 155 pedagang, terdiri dari gerobak sebanyak 130 buah dan asongan berjumlah 25.

Olehnya, sejumlah pedagang dikawasan tersebut berinisiatif untuk melaporkan hal itu ke Wali Kota Makassar atau ke instansi terkait yakni Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar

“Setiap hari kita disuru bayar segitu, sekarang kondisi covid-19 kami semakin menjerit. Belum lagi kita bayar untuk uang kebersihan,” ujar pedagang tersebut.

Aksi pungli di kawasan Anjungan Pantai Losari sempat direkam oleh para pelaku, kejadiannya kurang lebih sekitar 4 pekan lalu.

Sementara, Plt Kepala Dispar Kota Makassar Muhammad Roem mengaku mendapatkan laporan terkait adanya pungli terhadap pedagang di Losari.

Padahal, kata Roem di kawasan tersebut tidak ada sama sekali diberikan pungutan kepada para pedagang. Sehingga penarikan pungutan dalam bentuk apapun adalah ilegal

“Saya juga sudah liat itu video, dan saya sudah perintahkan kepada kepala UPTD untuk mencari dan mengusut tuntas persoalan itu. Kalau perlu dilaporkan,” ungkap Roem.

Menurut Roem, meskipun kejadian di video itu sudah berlangsung lama namun perlu dilakukan pengusutan, sebab hal itu sudah sangat meresahkan para pedagang, apalagi pungli itu sudah mengatasnamakan UPTD Losari

“Itu harus di proses sesuai ketentuan, kalau memang UPTD tidak terlibat disitu harusnya dilaporkan, ini sudah merusak tatanan pemerintahan,” tuturnya

Olehnya ia mengimbau kepada seluruh pedagang untuk terus berkoordinasi dan melaporkan segera jika ada peristiwa serupa terjadi lagi. (ikbal/fajar)

Komentar