Pelatih Polandia, Paulo Sousa Senang Lihat Pemainnya Sedih, Szczęsny: Ini Menyakitkan!

Kamis, 1 April 2021 11:45

Harry Maguire jadi pahlawan kemenangan Inggris/AP

FAJAR.CO.ID, LONDON—Polandia harus mengakui keunggulan Inggris dalam laga ketiga Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa. Dalam laga di Wembley Stadium, Polandia takluk dengan skr tipis 1-2.

Harry Kane membawa Inggris memimpin lebih dulu di menit ke-19 lewat titik putih setelah Raheem Sterling dilanggar. Tim tamu kemudian menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-58 melalui gol Jakub Moder. Bek Manchester United, Harry Maguire memastikan kemenangan Inggris lewat golnya di menit ke-85.

Pelatih Polandia, Pauolo Sousa mengatakan kepada UEFA.com, “Di babak kedua kami mengubah strategi kami. Kami menempatkan pemain sayap lebih tinggi – garis tiga, empat, satu, dua – dan menekan dengan sangat baik dan dari situ kami mendapat gol.”

“Itu memberi kami lebih banyak kemungkinan untuk mendominasi pertandingan. Kemudian ketika kami berada di puncak dan ingin mengubah permainan, kami tidak memiliki striker baru untuk membuat perbedaan. Pada akhirnya kami kalah karena dua gol dari bola mati,” keluhnya.

Sousa menyebut pemain Polandia sedih dengan hasil ini. Namun, itu membuatnya senang. “Melihat pemain kami keluar lapangan dengan sedih setelah cara mereka bermain di babak kedua, itu adalah cara yang baik untuk memikirkan masa depan kami,” tegasnya.

“Kami berada dalam kondisi yang baik dan kami harus terus maju. Di babak pertama, kami melewatkan pemain sayap kami ke depan dan kami memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengontrol permainan dan mendorong kami kembali,” jelas pelatih berpaspor Portugal tersebut.

Pemain Polandia, Kamil Jóźwiak menegaskan, performa mereka luar biasa, khususnya di babak kedua. “Masing-masing dari kami bangga bermain untuk tim nasional Polandia dan menghadapi rival seperti Inggris. Mungkin mereka lebih kuat di atas kertas, tetapi kami juga memiliki pemain kelas di skuat kami dan kami dapat menimbulkan kejutan,” tegasnya.

“Untuk saat ini, kami bermain dalam set-up baru dan saya yakin itu akan berfungsi lebih baik dan lebih baik dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Babak kedua di sini di Wembley adalah pertanda bagus,” klaim Kamil Jóźwiak.

Jan Bednarek, bek Polandia, berbicara kepada UEFA.com menjelaskan, “Ada beberapa hal yang kami lakukan dengan lebih baik di babak kedua. Kami jauh lebih berani dan itulah yang menyebabkan masalah bagi mereka. Saya pikir mereka merasa akan nyaman di babak kedua. Kami terus berjuang dan membuat mereka bermasalah.”

“Di babak kedua, bek sayap kami sedikit lebih tinggi dan memberikan lebih banyak tekanan pada full-back mereka, yang membuat mereka lebih sulit untuk bermain dari belakang,” jelas Bednarek selanjutnya.

Jakub Moder, gelandang Polandia yang mencetak gol mengaku sedih sekaligus senang. “Luar biasa mencetak gol di Wembley, tetapi di sisi lain gol ini pada akhirnya tidak membantu kami. Saya memiliki perasaan campur aduk tentang hal itu. Sayang sekali kami tidak berhasil mendapatkan hasil imbang di sini,” ujarnya.

Penjaga gawang Polandia, Wojciech Szczęsny sementara itu menyebut hasil ini mengecewakan. “Di babak pertama kami terlalu pasif, tetapi lebih baik di babak kedua. Hasil ini menyakitkan; di sisi lain, kami membuktikan bahwa kami bisa bermain bagus melawan tim-tim bagus,” tegas kiper Juventus tersebut. (amr)

Bagikan berita ini:
5
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar