Pemprov Sulsel Setop Program Hotel Wisata Duta Covid-19

Kamis, 1 April 2021 17:08

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Nimal Lahamang (Ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) memberhentikan program hotel wisata duta Covid-19.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Nimal Lahamang mengatakan bahwa pemberhentian itu mulai hari ini, Kamis (1/4/2021).

“Kondisinya sekarang pasien sudah menurun berdasarkan angka reproduksi efektifnya sudah 0,8 persen, artinya pasien sudah berkurang,” kata Nimal Lahamang.

Terkait, data Hotel Wisata Covid-19 yang masih beroperasi yakni Hotel Grand Imawan, kata Nimal, pihaknya akan menunggu masa isolasi pasien OTG tersebut selesai.

“Kita tunggu ini orang selesai isolasi, karena tidak mungkin mereka kita suruh pulang, paling lambat 14 hari sudah kosong,” tuturnya.

Penyetopan program wisata Covid-19 tersebut sejalan dengan instruksi pemerintah pusat agar pasien OTG menjalani isolasi di rumah masing-masing dan didampingi oleh Puskesmas kabupaten/kota.

Selain itu, kata Nimal, pertimbangan lainnya adalah pendapatan hotel yang cukup memprihatinkan. Karena selama ini masyarakat enggan memilih hotel wisata duta covid-19 untuk menginap.

“Kita kasian juga sama hotel, mereka sebenarnya sudah lama meminta (penghentian, red). Misalnya Swisbell yang luas sekali, masa 10 ji kamarnya yang terisi kodong, karena orang takut semua,” ungkap Nimal.

Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Sulsel per Rabu, (31/3/2021), terdapat 94 penambahan kasus. Kasus positif aktif 2,0 persen. Angka kesembuhan masyarakat Sulsel mencapai 96,4 persen. Adapun angka kematian 1,5 persen dan positvity rate 11,2 persen. (selfi/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI