Surat Wasiat Pelaku Teror Mabes Polri: Jangan Membanggakan Kafir Ahok, Pancasila Adalah Musyrik!

Kamis, 1 April 2021 17:28

Zakiah Aini (26)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Zakiah Aini, perempuan muda, berusia 25 tahun, pelaku teror yang seorang diri menerobos Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) yang mencoba menembak petugas di pos jaga, hingga akhirnya terpaksa ditembak mati oleh polisi, pada Rabu 31 Maret 2021, ternyata meninggalkan surat wasiat untuk keluarganya.

Dua carik kertas putih yang ditulis tangan dengan tinta pena berwarna hitam itu ditemukan polisi saat menggeledah kediaman Zakiah di bilangan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Di rumah sederhana itu Zakiah Aini tinggal bersama kedua orangtua dan dua orang kakaknya. Zakiah adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Isi surat wasiat Zakiah Aini berupa petuah bagi orangtua dan kakak-kakaknya untuk senantiasa istiqomah di jalan Allah, menjalankan semua perintahNya dan menjauhi yang bersifat haram.

Zakiah bahkan menyinggung-nyinggung nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam surat tersebut.

Mulanya di kalimat awal surat tersebut, Zakiah meminta maaf kepada ibunya yang belum pernah membalas pemberian keluarga. Ia juga meminta ayah dan ibunya untuk tidak lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT dan jangan tinggalkan salat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga.

Kemudian, Zakiah meminta keluarganya menjauhi berurusan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi Allah. Pesan berikutnya agar ibunya berhenti bekerja menjadi Dawis yang membantu kepentingan pemerintah yang dinilainya thogut.

Komentar


VIDEO TERKINI