Saran Hukumnya Diabaikan, Razman Nasution Tinggalkan Kubu Moeldoko

Jumat, 2 April 2021 16:30

Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin didampingi kuasa hukumnya Razman Arif Nasution memberika...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari posisinya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko. Razman menegaskan, sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, saran-saran hukum darinya selalu ditolak oleh kubu Moeldoko.

“Saya dilibatkan menangani kasus hukum, diberi kepercayaan. Tetapi saran saya sebagai koordinator dibantah, dan tidak sesuai dengan pikiran saya,” ujar Razman dalam jumpa pers di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (2/4).

Razman mengatakan, ia takut nantinya kubu Moeldoko kalah di pengadilan. Padahal, saran-saran hukum sudah dia berikan.

“Kalau berkas ditolak dengan alasan berkas tidak lengkap, yang kena siapa? Saya sendiri. Anak saya di Medan nanti pun telepon saya,” katanya.

“Saya khawatir di persidangan nantinya tidak mampu menyajikan data-data yang faktual. Sama dengan bunuh diri dan merusak reputasi saya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna H Laoly menolak hasil kepengurusan Partai Demokrat di bawah komando Moeldoko. “Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil KLB di Deli Serdang 5 maret 2021 ditolak,” ujar Yasonna dalam jumpa pers, Rabu (31/3).

Yasonna menjelaskan alasan tidak mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko lantaran masih adanya administrasi yang tidak terpenuhi.

“Dari hasil verifikasi terhadap seluruh kelegkapan dokumen fisik masih terdapat beberapa kelengkapan belum dipenuhi antara lain perwakilan DPP DPC tidak disertai mandat dari ketua DPD dan DPC,” katanya. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
4
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar