Dua Terduga Teroris Ditangkap di Jatim, Panci Dapur Ikut Disita

Sabtu, 3 April 2021 13:40

Ilustrasi Densus 88

FAJAR.CO.ID, SURABAYA– Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di Jatim kemarin (2/4). Masing-masing di Surabaya dan Tuban.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menerangkan, tim penindakan mengamankan seorang pria di kawasan Simo Pomahan, Surabaya. Inisialnya SY. Dia ditangkap karena diduga terlibat dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

’’Densus bersama jajaran polda mengamankan yang bersangkutan pagi hari tadi (kemarin, Red),” katanya.

Beberapa jam berselang, seorang pria berinisial RH alias AO ditangkap di Tuban. Gatot menyebut, RH memiliki jaringan berbeda dengan SY. RH berasal dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Gatot menuturkan, keduanya tidak berkaitan dengan insiden bom bunuh diri di Makassar dan penyerangan di Mabes Polri. Namun, mereka diamankan sebagai langkah antisipasi. ’’Bagian dari deteksi dini agar tidak ada aksi lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Sulis, istri SY, menceritakan kronologi penggeledahan oleh aparat kepolisian kemarin pagi. Saat itu jarum jam masih menunjukkan pukul 07.55. Sulis dan ibunya, AA, baru selesai salat Dhuha.

Tiba-tiba dia mendengar suara ketukan pagar. Sulis melihat puluhan polisi di depan rumahnya. Perempuan 40 tahun itu tak bisa berkata-kata. Bibirnya seolah terkunci. Dia terkejut. Tubuhnya gemetar, lalu lemas.

’’Ibu saya pingsan,” ucapnya, lantas menangis kembali saat ditemui Jawa Pos kemarin sore.

Komentar