BPS Sulsel: Inflasi Tertinggi Terjadi di Makassar, Deflasi di Watampone

Minggu, 4 April 2021 16:00

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Sulawesi Selatan mengalami inflasi 0,36 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,03 menjadi 106,42 pada Maret 2021.

Hal ini merupakan inflasi gabungan 5 kota IHK di Sulawesi Selatan. Dari 5 kota IHK, tiga kota (Bulukumba, Makassar, dan Parepare) mengalami inflasi dan dua kota (Watampone dan Palopo) mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Makassar sebesar 0,44 persen sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Watampone sebesar 0,10 persen,” ungkap Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah dilansir dari situs resmi BPS Sulsel, Minggu (4/4/2021).

Yos membeberkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,26 persen pada Maret 2021 Inflasi gabungan 5 kota IHK di Sulawesi Selatan sebesar 0,36 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,09 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,19 persen.

Sementara itu pada kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,06 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,08 persen; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,26 persen.

Sedangkan, sambung Yos, kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,04 persen; kelompok transportasi sebesar 0,37 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,21 persen.

Komentar


VIDEO TERKINI