Keluarga Terduga Teroris Sebut H dan W Pro Pancasila, Kok Ditangkap Densus 88?

Minggu, 4 April 2021 21:49

FAJAR.CO.ID, GOWA – Lelaki W, 36 tahun dan H, 30 tahun baru saja ditangkap oleh Tim Densus 88 di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sabtu pagi (3/4/2021) lalu.

Keduanya ditangkap karena diduga punya erat kaitan dengan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, pada 28 Maret 2021 lalu. Ada 20 orang terluka dalam peristiwa itu.

Keluarga W dan H pun merasa heran dengan penangkapan itu. Apalagi, keluarganya itu dikenal pro dengan Pancasila dan tak pernah benci dengan segala aturan dan kebijakan pemerintah.

Pasca penangkapan, koordinator keamanan kompleks terduga teroris di Gowa, Basri, sempat bertemu dengan keluarga terduga tersebut.

“Saya bilang ke mereka, sabar saja,” ujar Basri, kepada keluarga terduga teroris.

“Bagaimana itu pak padahal Pancasila ji pak. Pro ji juga dengan Indonesia tidak pernah aneh-aneh,” tambah Basri, yang menirukan perkataan salah satu keluarga terduga teroris di Gowa.

Basri mengaku tak bisa berbuat apa-apa atas penangkapan dua warganya itu, yang ternyata diduga terlibat dalam kelompok terlarang tersebut.

Dia hanya bisa menyarankan kepada para keluarga terduga teroris yang ditangkap itu, agar mematuhi proses hukum yang ada. Serta mendoakan, agar W dan H benar-benar tidak terlibat dalam jaringan teroris yang sempat melakukan aksi bom bunuh diri di Makassar belum lama ini.

Komentar


VIDEO TERKINI