Motif Tawuran Imbas Penyerangan Warga Cambayya hingga Tewas? Polisi Bilang Begini

Minggu, 4 April 2021 11:27

Tim Angngaru Polres Pelabuhan sedang menembakkan gas air mata ke arah kelompok warga yang terlibat tawuran.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aksi tawuran masih kerap terjadi di sekitar wilayah Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Kelompok warga Barukang Raya dan Cambayya selalu saling serang, meski sebelumnya telah didamaikan.

Menurut polisi, hubungan antar kedua belah kubu ini kembali memanas pasca seorang warga Cambayya, Rani, 16 tahun diserang menggunakan anak panah di bagian perut hingga tewas, pada Selasa siang (23/3/2021) lalu.

Saling serang antar kedua kelompok ini pun kian tak terkendali. Hingga pada Sabtu dini hari, (3/4/2021), kedua kubu kembali saling serang menggunakan batu dan anak panah.

Namun terkait motif dan penyebab tawuran ini terjadi, Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Nurgraha belum bisa memastikan penyebabnya adalah tewasnya lelaki Rani saat itu.

“Ini yang masih kita telusuri dulu karena yang sebelumnya kan sudah ada beberapa yang kita amankan juga terkait pekan lalu. Tapi kita dalami dulu. Apalagi ini kita amankan dua orang lalu diinterogasi,” katanya saat dikonfirmasi.

Diketahui, korban lelaki bernama Rani tewas usai menerima satu buah anak panah menancap tepat di perutnya, dan mengena ulu hati pada Selasa siang (23/3/2021) lalu.

Pasca kejadian itu, warga Cambayya pun geram dan aksi saling serang dengan kelompok warga Barukang pun tak terelakkan hingga sore hari.Selain itu, satu personel kepolisia juga jadi korban atas peristiwa tersebut. Ia terkena anak panah di tangan.

Komentar


VIDEO TERKINI