AHY Kirim Pesan ke Presiden

Senin, 5 April 2021 09:26

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Desakan agar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya tak akan dilakukannya. Pasalnya, putras sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bersikukuh bahwa dirinya tidak bersalah.

Bahkan, AHY menyatakan dirinya tidak akan meminta maaf kepada Presiden Jokowi.

Ia berdalih, apa yang dilontarkan dan dilakukan pihaknya sekedar melakukan klarifikasi kepada pemerintah terkait prahara partainya.

“Yang kami lakukan adalah melakukan klarifikasi ke pemerintah, sehingga tak perlu meminta maaf,” ujar AHY dilansir dari RMCO.id , di Semarang, Minggu (4/4).

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga membantah bahwa dirinya pernah menuduh pemerintah terkait dalam kisruh Demokrat yang berujung Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang.

Namun ia mengakui bahwa dirinya memang mengirimkan surat yang langsung ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Akan tetapi, hal itu dilakukan agar Jokowi tidak terkena fitnah terkait KLB yang dilakukan kubu Moeldoko.

Sebaliknya, pihak yang justru harus meminta maaf kepada Presiden Jokowi tidak lain adalah kubu Moeldoko.

“Karena pihak KLB membuat keonaran dan mempertontonkan politik yang tidak pantas,” katanya.

Terkait keputusan Kemenkumham yang memenangkan dirinya, AHY mengaku sudah mengucapkan terima kasih langsung kepada Presiden Jokowi.

“Saya tanggal 31 Maret kemarin setelah mendengarkan penjelasan Kemenkumham langsung kirim pesan ke Presiden mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Komentar


VIDEO TERKINI