HNW Bilang Sultan Syarif Kasim II Harus Jadi Panutan Generasi Muda

Senin, 5 April 2021 17:20

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) M Hidayat Nur Wahid-- humas mpr

“Kemudian pada 1926 beliau juga mendirikan sekolah khusus untuk perempuan,” kata HNW.

Mengingat jasa-jasanya yang begitu besar, menurut HNW, pantas jika bangsa Indonesia memberikan penghargaan kepada Sultan Syarif, meski saat ini namanya sudah diabadikan menjadi nama bandara Internasional di Pekanbaru.

Karena, lanjut HNW, dalam arti yang lebih luas, bukan hanya ekonomi, Sultan Syarif adalah teladan. Ia adalah tokoh daerah yang berhasil membangun wilayahnya, kemudian berkontribusi membantu melakukan pembangunan di pusat. Ini harus menjadi panutan bagi kita semua, khususnya generasi muda.

“Tokoh-tokoh daerah yang terdidik dan terpanggil untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” imbuh HNW.

Sementara itu, anggota MPR dari Fraksi PKS Syahrul Aidi Maqzat, mengatakan saat ini dunia termasuk Indonesia berada pada era disrupsi atau percepatan. Pada era ini kompetitor usaha muncul dengan sangat cepat. Karena itu, masyarakat dituntut memproduksi sendiri kebutuhan yang diperlukan agar bisa meningkatkan kesejahteraan. Karena kalau kebutuhan tersebut masih dipenuhi orang lain, niscaya kita akan terus terjajah.

“Tidak usah berfikir soal mobil atau kendaraan. Cukup kebutuhan kita sehari hari. Apa yang dimakan dan dipakai, itu perlu kita cukupi sendiri,” kata Syahrul.

Potensi yang dimiliki masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sendiri kata Syahrul sangat besar. Apalagi saat ini ada jaringan yang sangat luas seperti di Kemendes dan Bumdes. Dan itu harus dimanfaatkan dengan sebaik baiknya. (jpg/fajar)

Komentar