Ibadah Ramadan saat Covid-19, Ini 11 Panduan dari Kemenag

Senin, 5 April 2021 20:47

Petugas saat memantau hilal dengan teleskop (Dok JawaPos.com)

Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan panduan ibadah selama Ramadan di tengah pandemi covid-19. Panduan itu diatur dalam Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

“Surat Edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19,” jelas Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Senin (5/4).

“Surat Edaran ini melingkupi berbagai kegiatan ibadah yang disyariatkan dalam bulan Ramadan dan dilakukan bersama-sama atau melibatkan banyak orang,” sambungnya.

Adapun, berikut panduan yang tertuang dalam SE Nomor 3 Tahun 2021, sebagai berikut:

  1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.
  2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.
  3. Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.
  4. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

a. Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Alquran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid/musaala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.

Bagikan berita ini:
6
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar