Jika Moeldoko Mundur, Pengamat: Amran Sulaiman Punya Kompetensi Jabat Kepala Staf Presiden

Senin, 5 April 2021 17:38

Amran Sulaiman

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani meminta Jenderal (Purn) TNI Moeldoko mengambil langkah terhormat untuk tidak menjadi beban pemerintah usai Kementerian Hukum dan HAM menolak pengesahan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Meski tak merinci soal tindakan apa yang perlu dilakukan Moeldoko, Kamhar meminta Moeldoko bersikap kesatria menempuh jalan terhormat bagi dirinya.

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin Ali Armunanto, berpendapat jika nantinya posisi Kepala Staff Kepresidenan ditinggalkan Meldoko, akan banyak sosok potensial yang bisa mengisi jabatan strategis tersebut.

Bisa dari kalangan akademisi, militer, maupun politisi. Salah satu syarat utamanya adalah sosok tersebut memiliki kompetensi dalam hal tata kelola kepresidenan.

“Ada banyak nama yang potensial tergantung kebutuhan pemerintah seperti apa. Saat ini pemerintah fokus pada pemulihan ekonomi. Kalaupun Moeldoko diganti sebaiknya posisinya digantikan oleh seorang ahli ekonomi yang bisa membisiki Presiden terkait kebijakan ekonomi yang akan diambil,” tutur Ali Armunanto, Senin (5/4/2021).

Salah satunya adalah Menteri Pertanian era Jokowi-JK, Andi Amran Sulaiman. Ali menilai, sosok CEO Tiran Group itu punya kompetensi menduduki jabatan KSP. Apalagi jika memang Amran berniat berkecimpung dalam perhelatan akbar 2024 mendatang.

“Terlepas dari itu, Amran Sulaiman, saya rasa punya kompetensi menduduki jabatan KSP. Apalagi beliau adalah Mantan Menteri Pertanian yang punya pengalaman dalam mengelola kebijakan negara, khususnya di sektor pertanian. Jadi menteri saja tidak gampang. Apalagi beliau 5 tahun menjabat itu,” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI