Polemik Lambang Garuda di Istana Negara, Asrul Sani Bilang Begini

Senin, 5 April 2021 20:16

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengomentari polemik desain lambang Garuda di Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Di mana, lambang tersebut menggambarkan burung Garuda yang juga merupakan simbol negara Indonesia.

Menurut Arsul bahwa lambang tersebut merupakan perbedaan antara Ibukota sebelumnya yaitu Ibukota Jakarta dengan Kaltim.

“Ini bagus. Tetapi saya yakin itu salah satu cara untuk memberikan insting difecen (perbedaan) dengan Ibukota di Jakarta,” kata Arsul di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021).

Kendati demikian, Politisi Partai PPP itu meminta, lambang Garuda itu tidak hanya di buat untuk Istana Negara di Kaltim.

Akan tetapi, lanjut Asrul, semua gedung pemerintah. Khususnya, Gedung Parlemen dibuat lambang Garuda tersebut karena mencerminkan simbol kebangsaan.

“Saya berharap itu tidak hanya Istana saja, tetapi nanti semua gedung pemerintahan juga. Parlemen di sana itu juga mencerminkan simbol kebangsaan,” jelasnya.

Akan tetapi, Asrul enggan berkomentar lebih jauh lagi saat ditanyakan apakah pembahasan Ibukota baru efektif di tengah ekonomi masyarakat lagi gonjang ganjing karena dampak pandemi Covid-19.

Bagikan berita ini:
3
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar