Siklon Tropis di NTT, BMKG Ingatkan Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Senin, 5 April 2021 23:00

Kerusakan akibat banjir bandang di salah satu kawasan permukiman di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. (TAGANA...

FAJAR.CO.ID, FLORES — Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) diterjang banjir setelah dilanda hujan lebat. Bencana dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berlangsung hingga Rabu (7/4). Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, pihaknya telah memantau bibit siklon tropis di wilayah NTT sejak 2 April. Lantas ditindaklanjuti dengan mengeluarkan peringatan dini.

“Saat itu pada tanggal 2 April, kami mendeteksi adanya potensi terbentuknya siklon tropis. Tanggal 2 itu masih potensi,” ujar Dwikorita Karnawati dalam telekonferensi pers, Senin (5/4) malam.

Dwikorita Karnawati menjelaskan beberapa faktor pemicu siklon tropis. Antara lain yang paling signifikan adalah suhu muka laut yang semakin hangat di wilayah Samudra Hindia. Suhunya rata-rata 26,5 derajat celcius. Data terakhir menunjukkan saat ini mencapai 29 derajat celsius.

“Berarti ini kan ada kenaikan sudah lebih dari 2 derajat celcius. Itu sangat signifikan untuk kondisi cuaca yang selain itu suhu udara di lapisan atas. Begitu juga dengan lapisan atmosfer yang menghangat lebih dari 7 derajat celcius,” ujar mantan rektor Universitas Gadja Mada (UGM) itu.

Dwikorita menyebut, sebetulnya siklon tropis itu jarang terjadi di wilayah tropis seperti Indonesia. Hanya saja, sejak 5-10 tahun terakhir ini, kejadian siklon tropis itu semakin sering terjadi. Bahkan pada 2017 dalam satu minggu terjadi dua kali.

Komentar


VIDEO TERKINI