Yaqut Cholil Qoumas: Saya Telah Menyatakan bahwa Agama Harus Menjadi Inspirasi

Senin, 5 April 2021 19:10

etua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas-- jawa pos

Hal kedua yang menjadi mandatori, lanjut Yaqut, adalah perbaikan tata kelola organisasi. Dia ingin pelayanan publik di Kemenag dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk perkembangan teknologi.

Yaqut mengaku masih mendapat masukan dari masyarakat terkait layanan Kemenag yang panjang dan berbelit. Dirinya pun meminta jalur layanan itu bisa dipotong agar lebih ringkas dan cepat.

“Kita sekarang tidak bisa lagi memberikan pelayanan dengan cara lama, hadir fisik, tapi melakukan perubahan secara digital,” tegasnya.

Untuk mewujudkan percepatan transformasi publik, Gus Menteri menyampaikan bahwa saat ini tengah disiapkan Situation Room dan Super Apps. Situation Room digunakan untuk memantau perkembangan dan pergerakan dinamika masyarakat, baik sosial, politik, maupun keagamaan agar Kemenag bisa memberikan respons secara cepat atas apa yang terjadi di masyarakat.

Adapun Super Apps disiapkan untuk menjadi jembatan dari semua aplikasi layanan yang ada di Kementerian Agama. “Super Apps dan Situation Room disiapkan untuk menjawab ini semua. Dan ini memerlukan kerja sama semua pihak,” imbuhnya.

Akhirnya, Menag meminta seluruh jajarannya untuk berperan aktif dalam mewujudkan program mandatori ini. “Saya membayangkan, masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu lari dari satu meja ke meja lain. Meski sudah ada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), ini secara kualitas harus ditingkatkan. Saya mohon dukungannya bersama untuk mewujudkan program-program ini,” tandasnya. (jpg/fajar)

Bagikan:
3
2
5

Komentar