KPK Beber Kronologi Penangkapan Samin Tan

Selasa, 6 April 2021 19:56

Samin Tan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi penangkapan pemilik PT Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk (BORN), Samin Tan (SMT) pada Senin (5/4). Ia berhasil dicokok usai dalam masa pelarian alias buron sejak April 2020.

Diketahui, Samin Tan merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Sejak bulan April 2020, KPK telah menetapkan status DPO (Daftar Pencarian Orang) terhadap tersangka SMT,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (6/4).

Atas penetapan DPO itu, kata Karyoto, tim penyidik KPK dengan dibantu Polri terus berkoordinasi dan aktif melakukan pencarian terhadap Samin Tan. Pencarian dilakukan dengan melakukan penggeledahan rumah di berbagai lokasi di Jakarta.

Dikatakan, tim penyidik KPK menerima informasi keberadaan Samin Tan dari masyarakat di salah satu kafe di kawasan Jalan MH Tahmrin, Jakarta Pusat, pada Senin (5/4).

Pada hari yang sama, tim bergerak dan memantau keberadaan tersangka danlangsung dilakukan penangkapan terhadap Samin Tan.

“Tersangka kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan penyidikan,”

Diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan pemilik PT Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk (BORN) Samin Tan (SMT), Selasa (6/4).

Komentar


VIDEO TERKINI