Preview Real Madrid vs Liverpool: Dendam dari Kiev

Selasa, 6 April 2021 12:20

Latihan Real Madrid jelang laga kontra Liverpool. (foto: Hellos De La Rubia/Real Madrid)

FAJAR.CO.ID, MADRID—Pemilik gelar terbanyak, Real Madrid akan ditantang jagoan Inggris, Liverpool di leg pertama babak delapan besar Liga Champions, dini hari nanti. Insiden final Liga Champions 2018 menjadi salah satu penyulut bara bigmatch Eropa ini.

Pada partai puncak Liga Champions yang berlangsung di Kiev, 28 Mei 2018 silam, Real mengalahkan The Reds dengan skor 3-1 untuk merengkuh gelar ke-13 mereka. Kemenangan itu menyisakan kekecewaan mendalam pada fans Liverpool dan Mohamed Salah yang kala itu tengah dalam performa terbaiknya.    

Penyebabnya adalah aksi “nakal” kapten Los Blancos, Sergio Ramos. Saat skor masih 0-0, Ramos menarik tangan Salah saat mereka memperebutkan bola yang membuat winger Mesir itu mengalami dislokasi bahu kiri. Sempat memaksakan terus bermain, Salah akhirnya harus meninggalkan lapangan di menit ke-31.

Dicap tak sportif, Ramos mendapat begitu banyak hujatan. Bukan hanya dari penggemar Liverpool yang gagal juara, tapi juga pendukung Mesir dan jutaan pengagum Salah. Itu karena insiden tersebut berdampak pada partisipasi Salah di Piala Dunia 2018.  Salah yang ketika itu digadang-gadang akan menjadi bintang di Rusia harus absen di awal fase grup dan menjadi salah satu alasan Mesir mencatatkan hasil buruk.

Makanya, ketika drawing perempat final mempertemukan Real dan Liverpool, insiden ini pun kembali jadi pembicaraan. Salah dan pemain-pemain Liverpool diklaim begitu bersemangat menjelang duel di Estadio Alfredo Di Stefano karena ambisi mereka untuk balas dendam.

Meski begitu, Salah tak mau menjadikan laga dini hari nanti sebagai pertarungan pribadi. Apalagi, Ramos dilaporkan akan absen di laga ini akibat masalah otot. “Pertandingan itu sudah berlalu, jadi saya tidak memikirkannya. Saya sedang memikirkan tim. Semua orang fokus pada tim mereka dan semua orang ingin menang, itu saja,” tegas Salah di Omnisport dikutip dari The World Game.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp sejak awal menyebut final 2018 silam membuat duel ini sangat mengasyikkan bagi timnya.  “Kami menghadapi mereka lebih dari dua tahun lalu, dan itu malam yang berat bagi kami, sehingga berkesempatan untuk bertemu Real Madrid lagi sesuatu yang keren,” kata Klopp di situs resmi Liverpool.

Klopp sendiri cukup percaya diri menantang El Real setelah anak asuhnya kembali ke jalur kemenangan dan mencatatkan tiga clean sheet berturut-turut jelang kunjungan ke Madrid. Termasuk kemenangan 3-0 di markas Arsenal, akhir pekan lalu.

“Semuanya sangat bagus. Ini adalah tiga clean sheet berturut-turut, bagus. Itu adalah kinerja pertahanan yang sangat bagus dan itulah yang Anda butuhkan, itulah yang kami lakukan dan semoga mereka semua tetap fit,” tegas Klopp.

Nathaniel Phillips, salah satu bek Liverpool dengan penampilan terbaik belakangan ini juga sangat optimis dengan peluang timnya. Meski menaruh respek pada Real, pemain 24 tahun itu menegaskan Liverpool berada di level yang sama dengan Real.

“Di saat yang sama, Liverpool berada di level yang sama dalam hal pencapaian mereka sebagai klub. Jadi, saat Anda memasuki permainan seperti itu, Anda harus memperlakukannya seperti permainan lainnya,” ujar Phillips.

“Jelas Anda akan menghadapi pemain top dan pemain yang lebih baik tetapi, menurut saya, Anda harus memperlakukan setiap pertandingan seperti Anda akan menghadapi lawan terbaik yang pernah Anda hadapi,” lanjutnya.

Di kubu Madrid, pelatih Zinedine Zidane menegaskan yang terpenting bagi timnya adalah menghadapi Liverpool dalam kondisi terbaik. Makanya, ia berharap pemainnya bisa pulih tepat waktu untuk pertandingan besar ini.

“Sekarang kami memikirkan pertandingan berikutnya melawan Liverpool, tetapi kami tidak bisa terbawa oleh satu kompetisi atau lainnya. Kami telah memfokuskan diri pada keduanya. Kami harus bekerja sangat keras untuk itu musim ini dan sekarang kami harus menikmati momennya,” kata Zidane di situs resmi Real.

Seperti halnya Liverpool yang kehilangan Divock Origi, Joel Matip, Caoimhin Kelleher, Virgil van Dijk, Jordan Henderson, dan Joe Gomez, Madrid juga tidak bisa memainkan seluruh pemain terbaiknya. Selain Ramos, nama-nama seperti Eden Hazard, Daniel Carvajal, hingga Federico Valverde juga meragukan bisa bermain.

“Mengenai hari Selasa (Rabu), apakah saya akan memiliki pemain lain yang kembali atau tidak, saya berharap Fede [Valverde] dan Eden [Hazard] tersedia. Saya berharap mereka dapat tampil,” jelas legenda Prancis tersebut.

Tuan rumah menyongsong laga ini dengan modal kemenangan 2-0 atas Eibar di La Liga. Dan kiper Real, Thibaut Courtois menyebut itu menjadi pelecut semangat mereka mengalahkan Liverpool. “Kami pergi dengan semangat yang bagus dan dalam suasana percaya diri menjelang pertandingan melawan Liverpool,” ujar Courtois.

Kedua tim ini sudah bertemu enam kali di kompetisi Eropa. Sejauh ini, rekor head-to-head mereka sangat berimbang di mana kedua kubu sama-sama memenangkan tiga pertandingan. Namun, Real mencatatkan tiga kemenangan mereka dalam tiga pertemuan terakhir.

Madrid sebelumnya sudah memainkan 36 laga perempat final Liga Champions. Rekor mereka adalah 29 kemenangan dan enam kali kalah. Selama periode itu, Madrid tiga kali menyingkirkan tim Inggris. Sebaliknya, Liverpool telah memenangkan 11 dari 15 perempat final mereka sebelumnya, namun belum pernah berhadapan dengan klub La Liga. (amr)

Prakiraan Pemain

Real Madrid (3-5-2): Courtois; Varane, Militao, Nacho; Vazquez, Modric, Casemiro, Kroos, Mendy; Vinicius, Benzema

Liverpool (4-3-3): Alisson; Alexander-Arnold, Phillips, Kabak, Robertson; Thiago, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Jota, Mane

Bagikan berita ini:
1
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar