Proteksi Salat Tarawih Harus Terbatas pada Komunitas

Selasa, 6 April 2021 13:34

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bakal mengatur pengamanan masjid dengan membuka dua ruangan untuk memproteksi jemaah, saat bulan Ramadan nanti. Pemkot bakal membuat aturan pengamanan masjid dengan membuka dua ruangan untuk memproteksi jemaah.

Regulasi tersebut antara lain dengan membuka dua ruangan, yakni untuk bagian luar mesjid khusus untuk masyarakat yang belum vaksin dan belum pernah terpapar Covid-19 sedangkan untuk di dalam ruangan khusus bagi jamaah penyintas dan telah divaksin.

Hal tersebut, ditanggapi Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi. Anggota Fraksi Gerindra ini meminta pemerintah kota untuk lebih fleksibel dalam penerapan regulasi pada ibadah tarawih ini.

“Tidak perlu terlalu berbelit-belit, cukup melarang orang dari luar masuk ke dalam area masjid. Dan terbatas pada komunitas, di mana para jamaahnya sudah dikenali satu sama lain. Jamaah yang dari luar mohon supaya tidak diizinkan,” kata Kasrudi, Selasa (6/4/2021).

Lebih lanjut, Kasrudi mengatakan untuk pelaksanaan ibadah shalat tarawih untuk dilakukan se-simpel mungkin dan dilakukan secara singkat.

“Begitu juga dalam melaksanakan salat berjamaah ini diupayakan untuk dibuat se-simpel mungkin sehingga waktunya tidak terlalu panjang, mengingat dalam kondisi masih darurat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim meminta Pemkot Makassar segera mensosialisasikan regulasi tersebut jauh-jauh hari sebelum masuk bulan Ramadhan.

Komentar