Setelah Dibongkar, YOSS Kembali Persoalkan Pengambilalihan Kawasan Olahraga Andi Mattalatta

Selasa, 6 April 2021 18:51

Stadion Mattoanging sebelum dibongkar dari udara

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) menyebut pengambilalihan paksa pengelolaan kawasan olahraga Andi Mattalatta oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak sesuai etika administrasi negara.

Sebab pengambilalihan aset tersebut tidak melibatkan YOSS sebagai pihak ketiga, pengelola kawasan olahraga tersebut.

Hal tersebut disampaikan Ketua YOSS, Andi Karim Besok kepada Fajar.co.id, di GOR Andi Mattalatta, Jalan Stadion, Makassar, Selasa (6/4/2021).

“Kemudian cara mengambilnya itu tidak sesuai etika administrasi negara, karena semestinya kan Pemda (Pemprov Sulsel) sebagai pembina kemasyarakatan apalagi misalnya olahraga artinya kan dia undang KONI dia undang Yoss membicarakan mau ambil ini tempat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Karim menyebut pada saat pengambilalihan paksa kawasan olahraga tersebut belum ada putusan dari pengadilan. Namun Pemprov sudah melakukan pembongkaran pada kawasan tersebut.

Diketahui, YOSS memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri Tata Usaha (PTUN) terkait hak pengelolaan Stadion Mattoanging melalui surat keterangan berkekuatan hukum tetap nomor: W4-TUN 1/04/01.06/III/2021.

“Pokoknya seakan-akan ini miliknya Dispora dia yang bicara terus segala macam padahal terbukti sudah keluar putusan pengadilan saat itu tapi kan belum inkrah, sekarang sudah inkrah tapi sudah dibongkar,” ujarnya.

Karim pun menyebut penenderan yang dilakukan pemerintah provinsi juga tidak melalui mekanisme yang baik. YOSS menyebut Pemprov melakukan penunjukan secara langsung untuk proses tender tersebut.

Komentar


VIDEO TERKINI