Badai Seroja di NTT dan NTB, Tewaskan 117 Orang

Rabu, 7 April 2021 14:21

AKSES HANCUR: Dua biarawati melintasi rumah yang rusak berat setelah banjir bandang menghantam Lembata, NTT, kemarin (RI...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Korban dan kerusakan yang ditimbulkan akibat amukan siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah.

Sampai pukul 21.00 WIB tadi malam (6/4), sebanyak 117 orang ditemukan meninggal dan 76 lainnya masih hilang.

Selain itu, dua orang dilaporkan menjadi korban jiwa dalam bencana banjir di Kabupaten Bima, NTB. Total korban luka sebanyak 146 jiwa.

Jumlah pengungsi mencapai 2.019 kepala keluarga (KK) atau 8.424 jiwa. Secara keseluruhan, terdapat 1.992 bangunan yang terdampak bencana tersebut. Ada yang rusak berat, sedang, hingga ringan.

Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan bahwa siklon tropis Seroja kemarin pukul 13.00 WIB berada pada 220 km sebelah selatan barat daya Waingapu. Bergerak dengan kecepatan 4 knot (7 km/jam) menjauhi wilayah Indonesia. Sementara itu, Seroja hari ini pukul 13.00 WIB diperkirakan berada 535 km sebelah barat daya Waingapu dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Korban tewas paling banyak ditemukan di Kabupaten Flores Timur, yakni 60 orang meninggal dan 12 lainnya hilang. Disusul Kabupaten Lembata dengan 28 orang meninggal dan 44 orang masih dalam pencarian. Kabupaten Alor mencatatkan 21 orang meninggal dan 20 orang hilang.

Kepala BNPB Doni Monardo mengungkapkan, hingga kini pencarian korban terus dilakukan. Kendala terbesar adalah ketersediaan alat berat. Meskipun sudah disiapkan, alat-alat berat belum bisa dikirim ke tujuan, terutama ke Kecamatan Adonara dan beberapa titik di Kabupaten Lembata.

Komentar


VIDEO TERKINI