Kini Mendekam di Sel, Ini Identitas 11 Penganiaya Anak Bawah Umur yang Terekam CCTV

Rabu, 7 April 2021 18:55

Pelaku penganiayaan saat ditahan di Polsek Panakkukang. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus penganiayaan di sebuah Warnet di Jalan Pengayoman, Kota Makassar masih didalami polisi. 11 orang terduga pelaku kini mendekam di jeruji besi Polsek Panakkukang.

Data yang diperoleh, identitas mereka yang ditahan ini bernama Malik Al Sidik 24 tahun warga Jalan Toddopuli 19, Muh Imam 24 tahun warga Jalan Toddopuli 18, Evandy Prima 18 tahun warga Jalan Toddopuli 18, Try Wahyudi 18 tahun warga Jalan Toddopuli 18, Kota Makassar, dan Fajar 18 tahun warga Jalan Toddopuli 18.

Ada juga pelaku bernama Syaiful Usman 20 tahun warga Jalan Toddopuli 21, Muh Amin 25 tahun warga Jalan Toddopuli 23, Muh Ahlan 24 tahun warga Jalan Toddopuli 22, Muh Saky Al Suver 17 tahun warga Jalan Rapokalling, Abdul Rahim 20 tahun warga Jalan Toddopuli 10, dan Iksanul Haq, 21 tahun, warga Jalan Toddopuli 7.

Mereka semua ditangkap di beberapa wilayah di Kecamatan Panakkukang dan di Manggala oleh aparat kepolisian Polsek Panakkukang, Selasa (6/4/2021) pukul 23.00 WITA.

“Korbannya adalah anak di bawah umur yang terkena luka bacok di kepala akibat tebasan parang milik salah satu pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, Rabu (7/4/2021).

“Kita masih dalami peran dan motif terduga pelaku dan masih mendalami kasus ini. Soal apakah para pelaku ini kawanan geng motor atau bukan, kami juga masih selidiki,” sambung Iptu Iqbal, kepada Fajar.co.id di ruang kerjanya.

Sementara korban berinisial MRP, 16 tahun sendiri yang mengalami luka telah mendapat pengobatan medis di RS Faisal, Kota Makassar dan melaporkan kejadian ini ke polisi.

Dalam rekaman CCTV yang diterima, tampak korban tak bisa melawan. Ia hanya bisa jongkok di lantai sambil melindungi kepalanya menggunakan tangannya sendiri, dari para pelaku yang sudah naik pitam.

Beberapa kali korban menerima pukulan dan tendangan dari para pelaku secara bertubi-tubu. Bahkan korban juga sempat dihantam menggunakan sebuah bangku yang ada di dalam warnet tersebut.

Seorang pelaku yang membawa sebilah patang itu langsung menghunuskan parang miliknya, hingga korban mengalami luka di kepala hingga mengalami pendarahan.

Peristiwa mengerikan yang menimpa anak di bawah umur itu terjadi korba, daat korban nyaris menabrak salah satu pelaku saat melintas di sekitaran Jalan Pengayoman, Makassar.

Karena tak terima, akhirnya para pelaku mengejar korban yang saat itu sudah kabur ke warnet tersebut untuk bersembunyi. Sayang, tempat persembunyiannya juga diketahui oleh para pelaku hingga ia dianiaya di dalam warnet tersebut.

“Awalnya hanya satu orang yang bermasalah dengan korban. Tapi muncul temannya yang lain hingga menganiaya korban. Setelah di rumah sakit, korban langsung melapor ke polisi,” kata teman korban, AP, 16 tahun. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
2
1
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar