Pekan Depan, Suharso Monoarfa Pastikan Titik Nol Lokasi Istana Negara di IKN

Rabu, 7 April 2021 17:42

plt-ketum-ppp-suharso-monoarfa-ist

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa akan berangkat ke lokasi ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur pada pekan depan. Kunjungan itu untuk memastikan titik nol yang akan dijadikan sebagai lokasi istana negara.

”Sekarang kita memastikan titik nol. Kira-kira minggu depan saya akan ke IKN untuk melihat apakah musim hujan banjir atau tidak, mau melihat mengalirnya air dan kita bisa lihat strukturnya,” kata Suharso seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Rabu (7/4).

Suharso mengatakan, titik nol telah ditentukan di masterplan. Dia perlu meninjau secara langsung lokasi titik nol guna menghindari kemungkinan terjadi kesalahan.

”Saya ingin pastikan apakah di situ atau bergeser sedikit. Kita lihat kurang lebihnya karena melihat daerah fisik pasti akan berbeda dengan masterplan, bahkan bisa sampai 200 persen salahnya,” ujar Suharso.

Saat mengunjungi lokasi IKN, lanjut dia, hal yang pertama kali akan dilakukan adalah memastikan delinasi atau batasan IKN. Dimulai dari batasan 256 ribu hektare yang akan menjadi lokasi IKN, hingga delinasi 5.600 hektare yang akan dibangun menjadi kawasan pemerintahan.

”Di titik 5.600 hektare tentu harus dihubungkan dengan dunia luar seperti Balikpapan dan Samarinda. Kita memastikan seluruh public utility seperti air, listrik infrastruktur dasar seperti jalan itu semua harus sudah bisa dibangun,” ungkap Suharso.

Kemudian, Suharso juga akan memastikan pembangunan bendungan yang kini tengah berjalan dan akan digunakan sebagai penyedia air bersih untuk kawasan Balikpapan, Samarinda, dan ibu kota baru nanti. Setelah itu, barulah pihaknya akan mengambil transmisi awal untuk power plan guna mewujudkan IKN yang environmental friendly dan blue energy.

”Itu semua yang ingin kita pastikan, detail plan sudah ada tapi kesaksian mata menjadi lebih penting bagi saya,” tegas Suharso.

Suharso optimistis pembangunan istana negara bisa groundbreaking pada tahun ini dan pada 17 Agustus 2024, presiden bisa merayakan ulang tahun kemerdekaan Indonesia di ibu kota baru. (jpg/fajar)

Komentar