PTM Banyak Melanggar Prokes, Begini Respons Kemendikbud

Rabu, 7 April 2021 20:34

Ilustrasi PTM di DKI Jakarta (Dok/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyampaikan bahwa banyak satuan pendidikan yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) melanggar protokol kesehatan (prokes). Hal itu disampaikan setelah P2G melakukan evaluasi terhadap 16 provinsi di Indonesia.

Yang menjadi pertanyaan, dengan masih kurangnya kesadaran masyarakat dengan melanggar prokes, apakah pemerintah yakin untuk melaksanakan PTM secara serentak jika guru dan tenaga kependidikan sudah seluruhnya divaksinasi pada Juli mendatang?

Mengenai hal itu, Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hendarman menyampaikan bahwa kewenangan untuk merespons pelanggaran tersebut berada pada otoritas wilayah pemerintah daerah (pemda).

“Kewenangan ada di provinsi/kabupaten/kota dan mereka (pemda) harus mengambil tindakan,” jelas dia kepada JawaPos.com, Rabu (7/4).

Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri dijelaskan bahwa pemda, kanwil Kemenag wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan.

Berdasarkan hasil pengawasan dan jika terdapat kasus konfirmasi Covid-19, pemerintah pusat, pemda, kanwil Kemenag dan kepala satuan pendidikan wajib melakukan penanganan kasus dan dapat memberhentikan sementara PTM di satuan pendidikan.

Ia menuturkan, dalam SKB tersebut yang membuat aturan adalah masing-masing pemda. Harapannya, setiap pemda dapat bersungguh-sungguh dalam memantau PTM secara terbatas ini. “SKB sudah jelas dan tidak ada tugas keempat menteri buat panduan. Mudah-mudahan pemda akan lebih berhati-hati. Mudah-mudahan akan lebih baik ke depan ya,” harapnya.

Bagikan berita ini:
8
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar