BPK Sulsel Minta 25 Tim Pemeriksa Periksa Kerja Sama Media

Kamis, 8 April 2021 09:26

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Priyono

Wahyu mencontohkan seperti pemerintah kerja sama dengan kontraktor yang kredibel telah terdaftar dan terverifikasi sesuai kualifikasi.

Pada prinsipnya, BPK bertugas menilai atau menguji apakah pengelolaam keaungan negara sesuai peraturan perundang-undangan. “Apabila ditemukan ada ketidaksesuaian, kita terbitkan lampiran rekomendasi perbaikan, atau dikembalikan,” sambungnya.

Ketua SMSI Sulsel, Rasid Alfarizi mengapresiasi langkah BPK Sulsel yang memberikan perhatian dan dorongan agar kepala daerah cermat dalam pengelolaan publikasi media.

Hal itu sejalan dengan visi dan misi SMSI mendorong pengelolaan industri media profesional sesuai ketentuan melalui UU Pers no 40 tahun 1999. “Dengan mendorong agar terverifikasi di dewan pers. Dengan demikian, produksi jurnalistik yang dihasilkan dapat di pertanggungjawabkan secara baik,” kata Achi sapaannya.

Saat ini sudah 32 media siber yang tergabung di pengurus SMSI Sulsel dan dua terbentuk pengurus di kabupaten. Sebelum bergabung di SMSI, dipastikan berkas administrasi terpenuhi. Seperti akta perusahaan wajib berbadan hukum PT (perseroan terbatas) dengan pasal 3 nya hanya bergerak di bidang usaha media.

Menampilkan alamat penanggungjawab, dan nomor telepon perusahaan sebagai pertanggungjawaban media online ke publik. Pimpinan redaksi adalah yang memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Utama, dan jurnalisnya sertifikasi tingkat Muda.”Ini bagian dari syarat untuk terverifikasi di dewan pers. Jadi kita mendorong para anggota sesuai standar yang ada di dewan pers sebagai media kredibel,” ungkapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI