Inpres soal Jamsostek, Bima Arya Sugiarto: Ini Juga Dalam Rangka Mengentaskan Kemiskinan

Kamis, 8 April 2021 19:00

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto--jawa pos

FAJAR.CO.ID, BOGOR — Belum lama Presiden RI, Joko Widodo telah menandatangani Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Adanya Inpres tersebut seluruh kepala daerah diminta untuk memastikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja di wilayahnya tanpa terkecuali pekerja rentan dan pegawai pemerintahan Non-ASN.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Bima Arya Sugiarto menyebut Inpres ini berkomitmen untuk melindungi tenaga kerja, baik formal, nonformal, rentan hingga pegawai pemerintah non ASN. Untuk itu, pihaknya menyambut baik Inpres tersebut.

“Kami akan mensosialisasikan substansi Inpres ini ke seluruh anggota, karena ini merupakan landasan bagi kita,” kata pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor, Kamis (8/4).

Bima mengaku pihaknya akan melakukan perencanaan penganggaran, komunikasi dengan para stakeholder agar pola jaminan ini bisa diterapkan tidak hanya mengandalkan APBD, termasuk mensosialisasikan ke masyarakat luas terutama segmen pekerja. Disinggung mengenai upaya mendorong kepesertaan khususnya pekerja rentan, Bima sudah berkomunikasi dengan anggota DPRD Kota Bogor dalam menyusun Peraturan Daerah.

“Saya sudah meminta untuk disusun regulasinya, dan sudah dikomunikasikan dengan dewan agar segera disusun Perda, karena sudah ada Inpresnya. Semua akan kita lakukan, karena ini juga dalam rangka mengentaskan kemiskinan,” terangnya.

Diketahui, dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tersebut memang ditujukan kepada seluruh elemen pemerintahan, yakni 19 Menteri, Jaksa Agung, 3 Kepala Badan termasuk Ketua DJSN tingkat pusat, 34 Gubernur, 416 Bupati dan 98 Walikota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Komentar


VIDEO TERKINI