PP Royalti Musik Jawab Keresahan Musisi, Begini Celotehan Mereka

Kamis, 8 April 2021 14:20

Iwan Fals

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menerbitkan aturan untuk para pengguna lagu atau musik di karaoke, kafe, pub, kelab malam dan diskotek perlu membayar royalti kepada pencipta lagu.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik yang merupakan amanat Pasal 35 ayat (3) dari UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Pada 30 Maret 2021.

“Untuk memberikan pelindungan dan kepastian hukum terhadap Pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan pemilik Hak Terkait terhadap hak ekonomi atas lagu dan/atau musik serta setiap Orang yang melakukan Penggunaan Secara Komersial lagu dan/atau musik dibutuhkan pengaturan mengenai Pengelolaan Royalti Hak Cipta lagu dan/atau musik,” demikian pertimbangan PP 56/2021 yang dikutip fajar.co.id, Kamis (8/4/2021).

Para musisi Indonesia menyambut dengan gembira aturan baru ini. Mereka beramai-ramai memberi apresiasi setinggi-tingginya terhadap Presiden Jokowi karena telah menjawab keresahannya selama ini.

Iwan Fals misalnya, lewat cuitannya di akun Twitter pribadinya mengaku bersyukur. “Ya, Alhamdulillah lah,” singkat penyanyi lagu Bento itu.

Anang Hermansyah pun berceloteh demikian. Ia menyebut PP nomor 56/2021 ini membawa angin segar bagi ekosistem musik di Indonesia. Artinya, secara logis, kedepan penerimaan royalti akan meningkat tajam.

Selanjutnya ada Anji yang tak sanggup menyembunyikan rasa gembiranya. “DEAR PAK PRESIDEN @jokowi, atas nama pribadi sebagai Musisi dan Komposer, saya mengucapkan terima kasih untuk peduli,” soraknya di Instagram.

Komentar


VIDEO TERKINI