Puan Maharani: Larangan Aktivitas Mudik Harus Adil dan Konsisten

Kamis, 8 April 2021 19:49
Belum ada gambar

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani-- (Dery/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah harus konsisten terhadap kebijakan yang diambil terkait pengendalian mobilitas warga untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini berkaitan dengan larangan mudik pada Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, sebelum memutuskan melarang aktivitas mudik, pemerintah sudah beberapa kali memberikan imbauan atau larangan untuk bepergian saat libur panjang. Namun faktanya, tetap ada peningkatan mobilitas warga pada beberapa hari libur panjang yang lalu.

“Konsistensi penerapan kebijakan di lapangan harus dilakukan untuk mencapai hasil seperti yang diharapkan. Larangan aktivitas mudik harus adil dan konsisten,” kata Puan, Kamis (8/4).

Politisi PDI-Perjuangan itu menuturkan, mengatasi penyebaran Covid-19 sekaligus menjaga geliat perekonomian memang tidak mudah. Pelarangan mudik bisa mencegah penyebaran Covid-19, tapi mengurangi putaran perekonomian dari pusat ke daerah.

Masyarakatpun, masih bertanya-tanya mengapa mudik dilarang tetapi tempat wisata diizinkan buka meski tetap ada pembatasan.

Karena itu, Puan meminta pemerintah memanfaatkan waktu untuk mematangkan kebijakan terkait mudik, ibadah di bulan Ramadan, dan tempat wisata, agar pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjaga perekonomian dapat berjalan adil serta efektif.

Menurutnya, tidak boleh ada lagi kebijakan yang membingungkan masyarakat. Perlu disiapkan mekanisme dan sumber daya manusia, agar penerapan dan pengawasan di lapangan konsisten.

“Jangan sampai masyarakat yang sudah berkorban tidak mudik, sudah mengikuti aturan, justru kecewa karena orang lain melanggar tapi tidak ditindak karena belum ada payung hukumnya,” terangnya.

Hal lain yang perlu dilakukan, kata Puan, adalah sosialisasi yang massif dan efektif supaya masyarakat mau bersama-sama berkorban menunda mudik demi mencegah penyebaran Covid-19. (fin)

Bagikan berita ini:
6
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar