Rasio Kredit UMKM Ditingkatkan, IWAPI Harap Prosesnya Tidak Berbelit-belit

Kamis, 8 April 2021 10:07

UMKM

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memutuskan perubahan aturan terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR). Batasan plafon untuk KUR tanpa jaminan bertambah dari sebelumnya di bawah Rp 50 juta menjadi Rp 100 juta.

“Arahan Presiden terkait KUR tanpa jaminan yang selama ini angkanya di bawah Rp 50 juta, ini untuk ditingkatkan plafonnya menjadi Rp 100 juta,” ujarnya secara virtual, belum lama ini.

Ketua IWAPI Sulsel, Ainun Jariah menyambut positif kebijakan menaikkan plafon pinjaman tanpa agunan tersebut khususnya untuk UMKM.

“Kebijakan pemerintah ini akan sangat membantu para pelaku UMKM untuk bisa bangkit kembali di masa pandemi ini,” jelas Ainun di Makassar, Kamis (8/4/2021)

Ainun pun berharap kebijakan tersebut dapat segera terealisasi agar banyak UMKM bisa segera mengakses KUR untuk modal usaha mereka.

“Semoga bisa segera terealisasi. Prosesnya juga dimudahkan dan UMKM yang bisa mengakses juga semoga bisa lebih banyak dan merata,” harapnya.

Selain batasan plafon untuk KUR tanpa jaminan, Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar kredit untuk UMKM diperbesar menjadi Rp 20 miliar dari yang sebelumnya sekitar Rp 500 juta-Rp 10 miliar.

Di sisi lain, Jokowi juga menginginkan agar tingkat suku bunga kredit usaha untuk skala bisnis kecil itu bisa ditekan menjadi 6 persen. Hal tersebut bertujuan untuk meringankan para pelaku usaha kecil. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI