Ekosistem Keuangan Digital Wilayah Sulsel Masih Berpusat di Makassar

Kamis, 8 April 2021 09:29

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di tengah pandemi Covid-19, pengembangan ekonomi dan keuangan digital dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi Indonesia. Selain itu, ekosistem ekonomi keuangan digital yang mumpuni mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inklusivitas. 

Dengan meningkatnya penggunaan infrastruktur digital oleh masyarakat, maka momentum ini harus dioptimalkan melalui upaya bersama untuk mempercepat transformasi digital di berbagai aspek. 

Bank Indonesia bersama Kemenko bidang Perekonomian yang melibatkan kolaborasi kementerian/lembaga, otoritas dan pelaku industri melaksanakan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 dengan tema “Bersinergi dalam Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Indonesia” 5-8 April 2021.

South Sulawesi Digital Festival (Digifest) 2021 merupakan rangkaian FEKDI 2021 yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan pada 9 April 2021 di Upperhills Convention Center, Makassar.  

South Sulawesi Digifest 2021 diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan potensi ekonomi digital di Sulawesi Selatan. 

“Potensi utama Sulawesi Selatan dalam ekonomi dan keuangan digital diantaranya posisi urutan ke-8 sebagai Provinsi dengan pengguna internet terbanyak, yaitu sebanyak 5,8 juta orang (65% dari total populasinya) pada tahun 2020 dan memiliki kontribusi terbesar untuk transaksi E-Commerce di Kawasan Timur Indonesia dengan pangsa 15,7% pada tahun 2020,” papar Kepala Divisi Sistem Pembayaran & Pengelolaan Uang Rupiah BI Sulsel, Ali Afthan di Makassar, Rabu (7/4/2021).

Selain itu, penetrasi penggunaan QRIS di Sulawesi Selatan sangat masif, dimana per Maret 2021, Sulawesi Selatan merupakan Provinsi ketujuh dengan jumlah merchant QRIS terbanyak, yaitu mencapai 201.182 merchant yang telah menggunakan QRIS, sehingga Sulsel memiliki pertumbuhan sebesar 163,5% (yoy) di atas pertumbuhan nasional (115,1%, yoy).

Komentar


VIDEO TERKINI