Soal Janji Pembangunan Asrama, Ketum PP Hipermawa : Kalau Prioritas, Kenapa Tidak Pakai APBD Wajo

Kamis, 8 April 2021 10:10

Ketua Umum (Ketum) PP Hipermawa Maskur

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Realisasi pembangunan Sekretariat PP Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Wajo (Hipermawa) atau asrama belum pasti. Bupati Wajo Amran Mahmud, ternyata bergantung ke Pemprov Sulsel.

Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Wajo, Rudianto mengatakan, rencana pembangunan Sekretariat Hipermawa di Jalan Sungai Saddang Lama, Kota Makassar tidak dialokasi di APBD Wajo.

“Kegiatan ini sudah kita usulkan proposal angggaran ke Pemprov Sulsel. Bersama tiga program pembangunan infrastruktur lainnya,” ujar Rudi, Rabu, 7 April.

Permohonan yang diajukan pada 23 Oktober 2020 lalu. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diharapkan mengalokasikan anggaran untuk keempat program diusulkan Pemkab Wajo. Terkhusus pembangunan Sekretariat Hipermawa, estimasi anggarannya sebesar Rp8.552.070.000.

“Pak Nurdin Abdullah waktu itu siap membantu kita untuk persoalan mahasiswa.  Karena Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah ok,” tuturnya.

Hanya saja Rudi mulai pesimis. Lantaran Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang memegang kendali kepempimpinan di Pemprov Sulsel sebagai Plt. Terbukti sampai sekarang pembangunan Sekretariat Hipermawa tidak kunjung terealisasi.

“Itu mi yang saya pikir juga. Karena bukan lagi pak Nurdin. Saya kira pak bupati akan mengusahakan agar semuanya terealisasi,” kilahnya.

Menyikapi hal itu, Ketua Umum (Ketum) PP Hipermawa Maskur, cukup kecewa dengan kondisi ketidakpastian tersebut. Mestinya kata mahasiswa pasca sarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) ini pembangunan Sekretariat Hipermawa dialokasikan di APBD Wajo.

Komentar