Subsidi Kuota Belajar, Kemendikbud Minta Tambahan Rp1,3 Triliun

Kamis, 8 April 2021 17:15

Ilustrasi Belajar di Rumah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Saat ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih dilakukan untuk menunjang proses belajar mengajar peserta didik. Sebab, hingga saat ini pandemi Covid-19 masih menghantui Indonesia dan vaksinasi kepada guru serta tenaga kependidikan juga terus digencarkan.

Untuk menunjang ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sendiri juga telah membuat program kuota subsidi internet pada Maret hingga Mei mendatang untuk para siswa, guru, mahasiswa dan dosen di bawah kementeriannya. Hal ini pun juga akan diikuti oleh Kementerian Agama (Kemenag).

“Sebagai penunjang proses belajar mengajar bagi siswa, mahasiswa, guru dan dosen oleh Kemenag, dalam rangka memastikan proses belajar sebagaimana telah dilaksanakan pada 2020, maka di 2021 ini Kemenag akan memberikan bantuan kuota internet,” ujar dia dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI secara daring, Kamis (8/4).

Berkenaan dengan hal tersebut, dirinya sendiri telah menyampaikan surat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk melaksanakan hal tersebut pada 17 Maret lalu. Dalam surat itu, pihaknya meminta tambahan anggaran sebasar Rp 1,3 triliun untuk program kuota gratis tersebut.

“Tambahan anggaran yang diusulkan sebesar Rp 1.332.645.447.000 yang akan dipergunakan untuk memberikan kuota internet selama 3 bulan, pemberian kuota internet belajar selama 3 bulan ini dilakukan dengan pertimbangan atau asumsi bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka ditargetkan dapat dimulai pada awal tahun pelajaran 2021/2022 di bulan Juli tahun 2021,” ujarnya.

Komentar


VIDEO TERKINI